Monthly Archives: August 2019

Dekan FAI USM (Dr. Andri Nirwana) dan Jajaran nya menghadiri Sosialisasi Intrumen AIPTS 4.0 di Balai Keurukon

Pada Hari Kamis, 8 Agustus 2019  Aptikom Wilayah Aceh mengundang Dekan Fai Universitas Serambi Mekkah (Dr. Andri Nirwana.AN, M.Ag) dan Jajaran nya (Dr. Zahari, M. Kom I dan  Zulfan MT) untuk menghadiri Sosialisasi AIPTS 4.0 yang disampaikan oleh Prof. Drs. T. Basaruddin, M.Sc, Ph.D di Balai Keurukon. Pemateri merupakan Direktur Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, yang biasa disingkat dengan BAN-PT.

Dalam penyampaian nya beliau menyampaikan tentang Prodi harus mampu membaca peluang kerja bagi alumni setelah menamatkan studi. Hal ini mempunyai alasan bahwa banyak profesi kerja yang dahulu ada, sekarang sudah mulai hilang, misalnya tukang Photo keliling dan lain lain, ditambah lagi dengan artificial Intelegent (Robot) mampu melakukan perbuatan manusia. Berbagai dinamika kemajuan zaman ini mendorong kampus harus mampu membaca peluang baru sesuai dengan dinamika perubahan zaman.

Beliau menambahkan dalam Intsrumen baru ini diperlukan budaya mutu. Budaya mutu harus konsistensi dan Istiamah dalam menjalankan. Tracer studi diarahkan untuk pengembangan kurikulum. Praktek Tracer studi yang bagus adalah di German. Setiap PT harus punya Standar, minimal melampui standar SN Dikti Permen No 50 tahun 2018.

Dalam instrumen ini, Unit Prodi dikembalikan sebagai Manager Pembelajaran bukan Unit pengembang Tri Darma Perguruan Tinggi.Penilaian Lembaran Evaluasi harus berlandaskan kejujuran dan Objektif , membuat LED silahkan berimprovisasi, Buatlah LED berulang ulang sehingga tersambung rangkaian cerita antar standar. Out Put dan Out Come banyak dinilai. Dalam LKPS buatlah kerja sama yang Relevan dan Rektor yang membuat kerja sama bukan nya posisi lain. Kepemimpinan Publik mempunya maksud yaitu Dosen bergabung dengan asosiai yang linear dengan ilmu nya., bukan menjadi geuchi di gampong misalnya.

Sebagai penutup beliau menyampaikan kami mempunyai Anggaran dalam setahun untuk melayani 4000 Borang, akan tetapi kali ini borang yang masuk berjumlah 8000, jadi kami terpaksa mengundurkan nya Tahun depan. Bagi Prodi yang mengusulkan nya sebelum H Min 6 Bulan, maka akreditasi Sebelumnya Tetap berlaku.

Kegiatan ini juga diikuti oleh kampus kampus yang lain di Aceh, Medan dan Seumelu. Kegiatan ini menjadi semangat bagi kampus dalam peningkatan mutu managemen, SDM di masa yang akan datang.